Cerpen : Sebuah Pertemuan

Cerpen Desfortin (Desfortin Menulis, 27 Januari 2019) “Maaf, boleh saya minta nomor WA Anda?” itulah pesan singkat (DM) yang berkali-kali kuterima di inbox Messengerku, beberapa bulan lalu. Dari sebuah akun Messenger baru. Wajahnya asing, tapi dari foto profilnya nampaknya ia seorang pria. Pria dengan perawakan gagah, kulitnya terang, dan hidung yang mancung. Mirip Brad Pitt, pemeran Achilles dalam Film Helen […]

Read More →

34 Tahun

Waktu bergerak dengan sangat cepat. Hari ini, aku memasuki usia 34 tahun. Usia yang terbilang sudah tidak muda lagi tetapi juga belum bisa dibilang terlalu tua. Aku bersyukur diberikan kesempatan hidup hingga usia ini, dan aku bersyukur sudah ada istri serta anak yang mendampingi diriku. Aku berusaha mensyukuri apa yang telah aku dapatkan meskipun hanya sedikit. Di usia ini, aku […]

Read More →

Untuk Istriku yang Berulang Tahun Hari Ini

Sumber gambar: pexels.com Selamat ulang tahun istriku tercinta. Mungkin aku bukan suami terbaik di dunia, tapi aku sudah berusaha jadi suami yang baik dengan tidak melupakan hari istimewamu ini. Di luar sana, mungkin banyak suami yang sibuk berkarir hingga lupa dengan ulang tahun istrinya sendiri. Untungnya, aku tidak. Di usiamu yang terbilang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda ini, […]

Read More →

Berbagi Tentang Diri Melalui Sunshine Blogger Award

Saya rasa ini adalah award yang kreatif. Saya tidak tahu persis siapa bloger pertama yang membuat atau memulai award ini. Sepertinya dari bloger asing yang berbahasa Inggris. Dan saya juga tidak tahu apa sejatinya maksud / tujuan award ini, imbasnya, dan dalam rangka apa? Apakah memang untuk saling berbagi tentang diri agar lebih saling kenal, atau untuk melabeli bloger-bloger tertentu […]

Read More →

ANTARA DESFORTIN, RUDI, DAN LUNA MAYA

Anda heran membaca judul di atas? Sayapun sama. Dua nama di depan mungkin masih bisa kita abaikan. Karena tidak terkenal sama sekali. Tapi satu nama terakhir, Luna Maya, tentu kita kenal dia. Siapa yang tidak tahu Luna Maya. Artis cantik dan terkenal yang sering tampil di layar kaca. Sedangkan Desfortin dan Rudi, siapa mereka? Bahkan nama Desfortin terdengar sangat asing […]

Read More →

Puisi Hati

Oleh: Desfortin Malam terus merangkak maju menuju peraduannya Gerimis mengiringi gelapnya malam ini meski mangkrak Mataku terpejam, namun sukmaku terjaga untuknya Gema keheningan mengukir malam yang bergejolak Aku muak, bosan, merana dan tak berdaya, kecuali MENULIS PUISI HATI Tak ada yang layak diberi, sekalipun ada, untuk apa? Bukankah semuanya seperti tak bermakna lagi Tak ada yang layak memberi, sekalipun ada, untuk apa? Bukankah semuanya seperti tak dianggap lagi Aku muak, bosan, merana dan tak berdaya, kecuali MENULIS PUISI HATI Saat sukma berselimutkan kemungkinan akan cinta yang hampa Hanya manusia setengah dewa yang mampu memaknainya Saat alam bawah sadar berselimutkan kerinduan akan cinta bermakna Hanya manusia setengah gila yang tak mampu memaknainya Aku muak, bosan, merana dan tak berdaya, kecuali MENULIS PUISI HATI Cinta tetap bergema di relung jiwa yang terdalam Bilamanakah ia takkan bergema lagi? Cinta tetap ada, tak mungkin diingkari satu malam Bilamanakah ia takkan berkuasa lagi? Cinta sejati tak mungkin dihancurkan oleh apapun (kata Devi, istri Ashoka) Aku muak, bosan, merana dan tak berdaya, kecuali MENULIS PUISI HATI Kebencian tetap bergema di relung jiwa yang dangkal Bilamanakah ia takkan bergema lagi? Kebencian tetap ada, mustahil diingkari satu hari Bilamanakah ia takkan berkuasa lagi? Memilih benci berarti menyakiti diri sendiri (kata hai hai, pendekar cinta) Aku muak, bosan, merana dan tak berdaya, kecuali MENULIS PUISI HATI Meski nurani itu kejam, selalu bersuara jujur Meski asa adalah sauh jiwa, selalu menghibur Tapi nurani dan asa bukan segalanya Sebab kebenaran itu […]

Read More →