Lanjut ke konten

Cerpen : Sebuah Pertemuan

Cerpen Desfortin (Desfortin Menulis, 27 Januari 2019) “Maaf, boleh saya minta nomor WA Anda?” itulah pesan singkat (DM) yang berkali-kali kuterima di inbox Messengerku, beberapa bulan lalu. Dari sebuah akun Messenger baru. Wajahnya asing, tapi dari foto profilnya nampaknya ia seorang pria. Pria dengan perawakan gagah, kulitnya terang, dan hidung yang mancung. Mirip Brad Pitt, pemeran Achilles dalam Film Helen […]

Read More →

Ahok di Mata Saya

Cen-Cen (Desfortin Menulis, 24 Januari 2019) Tahun 2012 adalah pertemuan pertama saya dengan Ahok, saya selalu menyebutnya sebagai pertemuan pertama karena sungguh ingin sekali rasanya untuk bertemu kembali. Waktu itu saya masih mahasiswa semester 3 atau 4, sedang gandrung membaca dan menonton dinamika politik dalam negeri. Paling hangat saat itu adalah pilkada DKI Jakarta. Jakarta yang menawarkan pesonanya tidak hanya kuat menarik tenaga kerja dari daerah tetapi juga kuat menarik para politisi daerah untuk ikut bertarung di dalamnya. Terbukti, ada gubernur aktif Sumatera Selatan dan Walikota aktif kota Solo ikut meramaikan bursa, dan tentu saja, yang mengejutkan di menit-menit terakhir, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saya mendapatkan kontak Ahok dari sebuah website pribadinya. Saya tertarik melihat isi wabsitenya yang penuh dengan laporan-laporan perjalanan dinas dan aktivitas sehari-harinya sebagai anggota DPR RI Komisi II pada saat itu. Untuk kelas anggota DPR, Ahok terbilang cukup rutin melaporkan hasil pekerjaannya mulai dari reses, rapat komisi, rapat kerja, perjalanan dinas dan SPJ uang yang dia dapatkan. Transparan, berani, dan detail, itulah gambaran awal yang saya dapat. Kalau Anda ikut membaca, akan sering ditemukan laporannya yang menggelitik, misalnya ia mengkritik jumlah uang saku yang diterima untuk rapat selama 3 hari namun dalam kenyataannya mereka hanya bekerja selama 2 hari, uang lebihnya dia kembalikan. Pernah dalam perjalanan kunker ke India, Ahok pulang duluan karena merasa sudah tidak ada lagi yang mereka kerjakan, sementara rekan-rekannya lain ‘memperpanjang kunker’ dengan mengunjungi objek wisata dan lainnya. Ketertarikan itu mengajak […]

Read More →

Teknik Menulis Bebas

Para penulis, khususnya pemula, pasti pernah atau sering mengalami writer’s block atau hambatan saat menulis. Entah kekurangan ide atau karena terbelenggu dengan aturan penulisan yang baku. Teknik menulis terkadang menjadi masalah bagi penulis pemula. Penulis biasanya merasa bahwa tulisan mereka harus memenuhi standar tata bahasa yang baku atau sesuai dengan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia). Sebagai tips, jika ingin bisa menulis dengan lancar, sebaiknya lupakan sejenak soal EYD atau EBI dan berbagai aturan yang rumit soal penulisan. Sebaliknya, bebaskan diri Anda untuk menuliskan apa yang ada di sekitar Anda, apa saja yang Anda alami hari ini atau minggu ini dan apa yang sedang Anda rasakan. Bayangkan sejenak jika menulis itu seperti berbincang atau mengobrol. Lakukan saja dengan santai tanpa perlu merasa terbebani. Obrolan tersebut sebaiknya tercurahkan dalam bentuk tulisan. Teknik menulis seperti ini biasa disebut dengan teknik menulis bebas atau free-writing. Mungkin tidak banyak penulis atau bloger yang menyukai teknik ini, tapi saya sendiri sering melakukannya. Menurut saya, dengan teknik menulis ini, justru otak kita bekerja dengan lebih baik. Jika sebelumnya macet, otak kita menjadi sulit berhenti menulis. Sebelum memulai teknik ini, memang ada baiknya tentukan dulu apa topiknya. Jika sudah ketemu, lakukan teknik menulis bebas. Teruslah menulis seperti air yang mengalir. Teknik menulis bebas sangat membantu penulis yang mengalami ‘stuck’ di tengah jalan. Bagaimana memainkan atau menerapkan teknik menulis bebas ini? Pertama, lupakan dulu aturan-aturan yang baku. Memang banyak sekali aturan yang baku dalam dunia tulis menulis. Sebaiknya, lupakan ini […]

Read More →

Cerpen : Sandung

Cerpen Cen-Cen (Desfortin Menulis, 13 Januari 2019) Bangunan itu terletak di pinggir jalan yang menghubungkan kampung lama dan kampung baru. Suasananya masih asri. Pepohonan menjulang dengan ukuran besar masih mendominasi. Ada pula sungai kecil yang mengalir sejuk menghubungkan kampung kami dengan sungai yang lebih besar. Bila malam hari, tidak banyak orang kampung yang bernyali untuk melewati tempat ini sendirian. Angker. Tidak ada yang tahu pasti kapan pertama kali bangunan-bangunan kecil ini berdiri. Dari beberapa yang masih terawat diketahui ada yang sudah berdiri sejak abad ke 18. Barangkali inilah kompleks sandung tertua yang pernah kutemui. Ya, sandung namanya. Tempat leluhur kami menyimpan tulang belulang nenek moyangnya. Barangkali bukan hanya tulang belulang. Rumor menyebutkan, ada harta dari masa lalu yang ikut tertanam di sana. Bulan lalu, Mang Kiwok menemukan sebuah kepingan emas ketika iseng mengaso siang hari. Dasar mujur. Keping emas itu tertangkap matanya. Ia kaya mendadak setelah melego emas tersebut kepada juragan Karsa, tidak main-main, harganya 20 juta. Fantastis untuk ukuran rakyat yang sehari-hari hanya makan dengan ikan asin. Namun, entah bagaimana, Mang Kiwok meninggal tak lama setelah itu. Desas desus menyeruak, penghuni sandung marah atas kelancangan Mang Kiwok memungut emas yang kemarin. Jangankan memungut sesuatu, untuk sekedar ke sana pun tidak semua orang berani. Sandung menjadi semakin angker. Namun juga membuat tergelitik penasaran. Pertanyaan besar menggoda kepala kami berempat – Aku, Reo, Edi, dan Sadan – berapa banyak kepingan emas yang tersisa? “Barangkali kita perlu mencoba…, ” ujar Edi bersemangat. […]

Read More →

Cerpen : Kisahku yang Punya Indra ke Enam

Cerpen Aris Nohara (Desfortin Menulis, 06 Januari 2019) Untuk membunuh rasa resah dan gelisah akibat gangguan makhluk tak kasatmata yang nyata bila berhadapan denganku yang memiliki indra ke enam, aku biasanya melakukan olahraga malam, salah satunya lari. Hidupku tak sebahagia kata orang, meski memang benar jika aku selalu unggul dalam materi. Itu pun karena kerja kerasku sendiri. Tapi apalah arti […]

Read More →

Hari Pertama Masuk Kerja di Tahun 2019

Momen tahun baru memang menjadi liburan yang paling banyak dinantikan. Momen pergantian tahun biasanya dimanfaatkan orang-orang atau karyawan untuk berkumpul bersama dengan keluarganya, melihat kembang api dari kejauhan atau mengunjungi tempat yang bagus. Apakah Anda juga demikian? Saya biasanya juga begitu. Momen pergantian tahun baru saya habiskan bersama dengan keluarga di suatu tempat yang indah. Agar berkesan untuk mereka, tentu […]

Read More →

Refleksi Akhir Tahun 2018

Beberapa jam ke depan, bulan Desember 2018 akan segera berakhir, dan kita akan memasuki tahun yang baru. Akhir tahun menjelang awal tahun sudah seharusnya menjadi momen untuk merenungkan banyak hal secara mendalam. Tujuannya tidak lain agar ke depannya, di tahun yang baru, kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dari yang lalu. Kalau masa mendatang dengan masa lalu sama saja, […]

Read More →

Kacamata Marisa

Menuliskan apa yang ingin saya bagikan.

It's not a destination, It's a Journey

A dreamer who love reading & traveling

Epiphyllum Anguliger

Indahnya Berbagi Ilmu

cerita kita

curhatan hati

Mydaypack

Let's travel the world with your daypack

Rogojiwo

Curahan hati

Mozaic Kata

You are what you read

Lirik lagu dan lainnya

Selalu Berkarya jaya di udara

KotakDiksi

Menjadi Tempat Ternyaman Untuk Mu Berbagi Cerita

All about Japan and My novel

Situs ini menjelaskan tentang all about japan (termasuk anime) dan novelku yang sedang on going

Desfortin Menulis

Berbagi dan Menginspirasi Dunia Melalui Tulisan

Note | Momunik Notes

Diorama Karsa : Ketika Rasa Berbaju Kata

KOMUNITAS BLOGGER TUBAN

Tuban Bumi Wali Blogger Tuban Punya Nyali "Berkarya dan Mengabdi pada Negeri"

Cahaya dan Restu yang Menghidupkan

Saya tidak peduli tulisan ini dibaca oleh siapa saja, yang penting adalah saya bisa mengekspresikan apa cerita saya dengan bahasa dan kosakata yang ada.

www.taufaneprast.com

jadilah manfaat, jadilah kebaikan

Kelly Becca

Finding Jesus & Joy For The Journey