Cerpen : Kuyang

Cerpen oleh Cen-Cen (Desfortin Menulis, 12 Desember 2018) Hari masih sore ketika empat ekor burung gagak terbang melewati atas kepala kami bertiga. Aku, Sadan, dan Edi sedang duduk-duduk menikmati sore dengan kopi panas dan tentu saja dilengkapi durian bandar yang terkenal legit, manis, nan tebal. Pikiran ku melayang teringat cerita almarhum Datuk dulu, jika melihat gagak terbang melayang melintasi kampung […]

Read More →

Cerpen : Pamalan Terakhir

Cerpen oleh Cen-Cen (Desfortin Menulis, 10 November 2018) Sumber gambar: pexels.com Apang Jun mengelap peluh yang mengalir deras di seluruh tubuhnya. Cuaca panas sekali meskipun harusnya memasuki musim penghujan. Sesekali ia mereguk air sejuk dari rambatnya, air sungai yang segar meskipun sudah tidak cukup jernih. Setahun terakhir, sungai sudah tidak seperti dulu lagi. Kotor. Meski demikian, menurutnya air sungai tetap […]

Read More →

Cerpen : Roh Leluhur

Cerpen oleh Cen-Cen (Desfortin Menulis, 04 November 2018) Sumber gambar: pixabay.com Malam ini dingin sekali. Hujan sedang ganas-ganasnya mengisi awal bulan November ini. Semua orang tengah terlelap asik dalam mimpi masing-masing, diiringi rintik hujan dan nyanyian katak yang asik memadu asmara. Tapi ada satu tempat yang masih terjaga. Aku, Edi, Sadan, dan Reo masih asik bermain kartu. Kami tidak terganggu […]

Read More →

Cerpen : Gara-gara Togel

Cerpen oleh Cen-Cen (Desfortin Menulis, 24 Oktober 2018) Sumber gambar: pixabay.com Sudah seminggu, Edi, Sadan, dan Reo uring-uringan. Musababnya sederhana, 2 bulan berturut-turut tebakan togel para buruh tambang ini selalu meleset. Bahkan bukan hanya meleset tapi salah jauh. Jauh sekali. Padahal kurang apa, Edi bahkan sudah merelakan STNK motornya pada Mang Jun, rentenir sial yang selalu ingin menang sendiri, demi […]

Read More →

Cermin: Benci Bahasa Inggris?

Ijon tak suka Bahasa Inggris. Ia benci sekali. Entahlah apa penyebabnya. Mungkin waktu sekolah dulu, ia pernah mempunyai pengalaman buruk dengan Bahasa Inggris. Setiap kali mendengar Bahasa Inggris, ia merasa tak bersemangat. Kalau ada film berbahasa Inggris di layar tv, seketika itu juga ia pencet remote control ke kanal lain. Pernah juga suatu ketika, anaknya yang kelas 7 SMP bertanya padanya tentang PR Bahasa Inggris. Sontak saja ia berujar, “Nak, ayah itu tidak bisa Bahasa Inggris karena dari dulu memang tidak suka. Jadi, maaf, ayah tidak bisa bantu.” “Coba kamu tanya ibumu saja ya,” saran Ijon pada anaknya itu. Anaknya heran, tak mengerti kenapa ayahnya seperti itu. “Bahasa Inggris itu menyebalkan. Ayah tidak akan sebut satu kata pun yang menggunakan Bahasa Inggris,” kata Ijon kekeuh. Baru saja ia mengucapkan itu, tiba-tiba anaknya bertanya: “Oya yah, ayah lagi ngapain dari tadi main hape terus?” “Ayah lagi online nich,” jawab Ijon. “Oya yah, aku mau beli shampo dulu ya,” pamit anaknya itu. “Eh, tunggu dulu!” sela Ijon. “Ayah pengin nitip beliin shampo juga, sekalian untuk ibumu juga,” tambah Ijon seraya menyerahkan sejumlah uang kepada anaknya itu. “Baik!” kata anaknya itu. “Oya, ayah dan ibu merek shamponya apa ya?” lanjutnya lagi. “Ayah Cl-ar, Ibumu R-joice,” jawab Ijon cepat. “Sebentar yah, Udin mau tanya lagi. Mumpung masih ingat nich. Kalau kita mau mencetak dokumen sehabis ngetik di laptop, biasanya kita pakai apa, yah?” tanya Udin, anaknya itu. “Ya, printer dong,” jawab Ijon lagi. “Kalau […]

Read More →

Cermin: Detergen

Sore itu, ibu menyuruh Dila, anaknya yang paling bungsu membeli sabun cuci atau detergen. “Nak, tolong belikan r-nso seperti biasa ya!” pinta ibu kepada Dila. “Iya, Bu,” jawab Dila. Lalu ibu menyerahkan sejumlah uang kepada Dila. Maka barangkatlah Dila ke warung yang tak jauh dari rumah mereka. Beberapa saat kemudian … Dila pun kembali dari warung dengan membawa bungkusan kresek […]

Read More →

Cerpen: Reuni di Bulan Mei?

Sumber Gambar: ganlob.com Malam itu, aku baru saja tiba di kota Nanga Bulik. Mungkin sekitar pukul 21.30. Dan setengah jam kemudian, aku telah berbaring di atas kasur. Tapi mataku masih melek, belum mau tidur. Aku masih saja asyik memainkan smartphone androidku. Lama aku terpikat olehnya, sebelum akhirnya aku pun berlayar ke pulau kapuk dengan bunga tidur yang menyertai. ** Di […]

Read More →