Stop Hoax!

Sumber gambar: pexels.com

Hoax artinya berita bohong atau berita yang tidak bersumber. Hoax bisa dianggap sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disebar untuk menyesatkan. Hoax, menurut Werme (2016), merupakan berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja digunakan untuk menyesatkan orang lain dan memiliki agenda politik tertentu. Ciri hoax yaitu tidak memiliki landasan yang faktual tetapi disajikan seakan-akan mengandung rangkaian fakta. Hoax belakangan beredar dalam wacana dunia maya dan media sosial.

Karena kecepatan informasi, hoax mudah diproduksi dan disebarluaskan. Dulu sebenarnya hoax sudah ada. Media penyebarannya saja yang berbeda. Dulu melalui surat, sms atau bahkan telepon. Sekarang lewat media sosial, hoax bisa disebarluaskan. Belum lagi adanya situs-situs penyebar kebencian yang mudah memproduksi hoax atau berita bohong.

Mungkin Anda pernah mendapatkan pesan WA beruntun tentang kabar yang mengejutkan. Kabar tersebut biasanya menimbulkan kepanikan dan keresahan bagi pembacanya. Atau mungkin juga di grup aplikasi chatting, Anda sering mendapatkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Jangan buru-buru ikut menyebarkan. Cobalah untuk verifikasi dulu dan cek kebenarannya.

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa hoax bisa membahayakan netizen sendiri. Apa saja bahaya menyebarkan dan mengkonsumsi hoax?

Hoax mengurangi produktivitas kerja

Salah satu ciri khas hoax adalah menimbulkan keterkejutan atau keresahan bagi banyak orang. Jika hoax ini dikonsumsi oleh pekerja kantor, bisa banyak kerugian yang didapatkan. Untuk perusahaan sendiri, kerugian yang didapatkan bisa mencapai Rp 10 juta setiap tahun sedangkan untuk individu sendiri bisa mendapatkan kerugian hingga Rp 200 ribu setiap tahun. Kerugian tersebut diperoleh ketika seorang pekerja menghabiskan beberapa detik saja untuk membaca berita hoax. Bisa dibayangkan bukan, jika hoax itu dibahas dalam waktu yang lama? Pasti kerugian juga akan bertambah banyak.

Hoax bisa mengalihkan isu

Penjahat tidak hanya ada di dunia nyata tetapi juga ada di dunia maya atau cyber. Hoax bisa digunakan untuk memuluskan aksi ilegal para penjahat. Bisa saja penjahat cyber ini menyebarkan ketakutan atau kecemasan. Lalu memanfaatkan kecemasan orang lain untuk memuluskan niat jahat mereka.

Hoax bisa disebut dengan tindakan menipu publik

Apa yang terjadi jika ada orang atau oknum yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan berita bohong lalu menimbulkan kerugian finansial? Misalnya saja ada bencana alam lalu seseorang mengirimkan berita bohong akan menggalang bantuan dana dan meminta pembaca untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening tersebut. Tetapi uang hasil sumbangan para pembaca tidak disalurkan oleh si empunya rekening. Ini adalah jenis hoax yang menipu publik dan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

Hoax = produksi kepanikan massal

Seperti yang tadi sudah dijelaskan bahwa hoax bisa memunculkan kepanikan publik. Ada berita yang sengaja diproduksi agar timbul kekacauan. Bahkan untuk menghentikan kepanikan ini, media massa atau media online harus menerbitkan kabar baru yang membantu masyarakat dan mengklarifikasi kabar-kabar yang hanya merupakan hoax.

Stop hoax

Apa yang harus kita lakukan agar hoax tidak menyebar dan menyebabkan banyak kerugian? Salah satunya yaitu mengikuti saran Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. Beliau menghimbau masyarakat untuk menyelidiki kebenaran informasi. Jika informasi yang dimuat tidak benar dan mengandung fitnah hingga anjuran kekerasan, maka informasi tersebut tidak usah disebarluaskan. Cukup berhenti di Anda saja. Jangan sebarluaskan berita bohong. Stop Hoax! Dia juga menghimbau agar media massa selalu lebih mengutamakan kompetensi dan independensi meskipun sedang berafiliasi dengan kepentingan tertentu. Berita harus diawasi oleh mereka yang pakar di bidangnya. [Desfortin]

12 Comments »

  1. Kalau menurut saya STOP HOAX itu hanya akan jadi semboyan belaka.

    Penyebabnya masih banyak sekali orang yang paham apa itu hoax. Terkadang baru paham bahwa hoax itu berita bohong tapi belum mengerti juga berita seperti apa yg masuk kategori berita hoax.

    Apalagi kalau seseorang sudah fanatik terhadap kelompok atau golongan tertentu. Bisa jadi fakta yg diutarakan pihak lain dianggap hoax sementara hoax yg disebarkan oleh golongan atau irang yg satu pemikiran dianggap benar.

    Saya juga kadang masih suka terbawa seperti itu hehehehe.. untungnya saya lebih berusaha untuk tidak ikut menyebarkan walau kadang terpengaruh.

    Tapi kadang sulit juga hahahaha

    Suka

    • Ya, bhkan hnya akn jd slogan semata. Haha …. klau tdk dibarengi tindakan nyata.

      Bagi sy yg jlas, smua brta yg gak gak jls sumbernya, itu hoax. Bhkan sy sring bilang ke tman2 utk tdk nerusin psan berantai di fb atau WA yg gak jlas.

      Suka

  2. Ya, bhkan hnya akn jd slogan semata. Haha …. klau tdk dibarengi tindakan nyata.

    Bagi sy yg jlas, smua brta yg gak gak jls sumbernya, itu hoax. Bhkan sy sring bilang ke tman2 utk tdk nerusin psan berantai di fb atau yg gak jlas atau

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s