Untuk Istriku yang Berulang Tahun Hari Ini

Sumber gambar: pexels.com

Selamat ulang tahun istriku tercinta. Mungkin aku bukan suami terbaik di dunia, tapi aku sudah berusaha jadi suami yang baik dengan tidak melupakan hari istimewamu ini. Di luar sana, mungkin banyak suami yang sibuk berkarir hingga lupa dengan ulang tahun istrinya sendiri. Untungnya, aku tidak.

Di usiamu yang terbilang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda ini, aku masih belum bisa memberikan yang kamu inginkan. Doaku, semoga semua cita-citamu akan terkabul dan kehidupanmu lebih bahagia. Anak kita telah tumbuh menjadi anak yang pintar dan membanggakan. Beberapa hari lalu ia baru saja berulang tahun meski tidak dirayakan. Dan hari ini, ulang tahunmu lagi, LUAR BIASA, meskipun juga tidak dirayakan.

Terima kasih sudah bersedia menjadi pendampingku selama ini. Kamu benar-benar menjadi perempuan hebat dalam kehidupanku. Meskipun permasalahan dalam pernikahan mustahil nihil, tapi aku bersyukur kita bisa melaluinya bersama dengan baik, dan kini kita masih bersama. Hidup ini tidak lengkap kalau harus aku lalui tanpa kamu. Aku minta maaf, mungkin selama ini aku belum bisa memberikan yang terbaik untukmu. Aku juga jarang bersikap romantis atau mengatakan “I love you” setiap hari. Tetapi percayalah bahwa aku sangat mencintaimu. Itu aku buktikan dengan komitmen yang aku jaga serta kesetiaanku padamu.

Jika setiap orang dengan mudah mengatakan alasan mengapa mereka jatuh cinta dengan pasangan mereka, tetapi aku tidak demikian. Cintaku tidak beralasan. Kamu tidak seperti perempuan lain yang pandai merayu dan romantis. Kamu bukan wanita yang pandai berkata-kata. Tetapi percayalah, aku menyukainya. Sikapmu yang apa adanya menunjukkan bahwa kamu perempuan yang tulus dan rela berkorban. Kamu tidak perlu mendayu-dayu untuk membuatku jatuh hati.

Cukup dengan memasakkan masakan kesukaanku, rasa sayangku sudah bertambah. Mendengarkan suaramu yang merdu, membuat aku semakin sayang. Belum lagi kalau kamu sedang berbagi ilmu dengan orang lain dengan melatih koor. Siapa yang tidak bangga dengan istri yang pandai bernyanyi sepertimu? Ah ya, ada satu hal lagi. Aku menyukai “keperkasaanmu” sebagai wanita. Aku cukup kagum dengan kekuatanmu dalam mengerjakan tugas-tugas lelaki. Zaman sekarang, mungkin hanya sedikit wanita yang sepertimu. Kalau tidak boleh dibilang tidak ada.

Sayang, apa jadinya aku tanpa dirimu melewati suka duka kehidupan ini. Terima kasih sudah mendukung aku dalam berkarya dan berkarir. Aku senang memiliki kamu saat ini. Kamu selalu ada baik saat aku senang maupun saat aku terpuruk. Kamu mendukungku untuk mendapatkan hal yang lebih baik dari saat ini. Sekali lagi terima kasih, istriku. Kamu juga senantiasa memahami apa yang aku butuhkan dan apa yang sebaiknya aku tidak lakukan. Berbeda dengan perempuan lain, kamu tidak mudah cemburu dan memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap diriku. Jujur, ini membuatku merasa tenang. Kamu tidak memicu pertengkaran karena rasa cemburumu. Aku jadi semakin yakin bahwa tidak semua lelaki seberuntung diriku karena punya istri yang percaya terhadap suami. Sayangku, kamu memang terbaik. Tahukah kamu bahwa kepercayaan jauh lebih penting dari ucapan cinta?

Tidak banyak yang aku minta darimu. Aku hanya ingin kita bisa menua bersama sesuai dengan janji pernikahan kita. Hanya maut yang bisa memisahkan kita. Memiliki wanita sepertimu di sisiku adalah anugerah. Akan kujaga cintamu. Mungkin banyak wanita yang lebih menarik dari dirimu dan lebih segalanya. Tetapi tidak satupun yang bisa menarik perhatianku sama sepertimu, istriku. Entahlah, aku juga tidak tahu mengapa. Mungkin kamu juga sama. Terima kasih sudah menjaga kesucian pernikahan ini. Tetaplah menjadi istri terbaikku.

Di masa depan nanti, aku ingin bisa membahagiakan dirimu lebih dari yang sekarang. Ini harap dan doaku juga ungkapan hatiku untukmu di hari istimewa ini. Sekali lagi, selamat ulang tahun, Istriku. I Love You. Doa terbaik untukmu. Tuhan memberkati. Amin.

Kinipan, November 13th, 2018

Your Husband,

Desfortin

16 Comments »

  1. Hastagaaa….
    Koookkk sweet bangeettt inii…
    Ini dibaca si kakak pasti terharu biru dia laaahhh…
    Hahaha…
    Semoga selalu menjadi keluarga yang bahagia sampai maut memisahkan ya bang.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s