Beberapa Pertimbangan Untuk Monetisasi Blog

Sumber gambar: pexels.com

Siapa yang tidak ingin dibayar saat menjalankan hobi? Tentu semua orang mau. Sayapun mau, jika hal itu memadai. Ada pepatah yang mengatakan kebahagiaan adalah ketika kita melakukan sesuatu yang kita senangi dan kita dibayar untuk itu. Salah satu hobi di era modern yang bisa dijadikan sebagai ladang penghasilan adalah membuat blog atau blogging.

Blogging sangat cocok dilakukan oleh mereka yang senang menulis dan ingin berbagi ilmu dengan para pembaca. Entah Anda bloger penuh waktu atau bloger paruh waktu. Kedengarannya memang cukup menarik jika blog yang dikelola bisa menghasilkan uang. Terlebih iming-iming dari blog master yang biasa memamerikan uang puluhan juta hanya dari blognya saja. Wah, menggiurkan memang. Tetapi, satu hal yang harus diingat adalah bahwa membuat blog menghasilkan uang atau monetisasi blog tidaklah mudah. Blog harus memiliki traffic atau pengunjung yang banyak dan harus memiliki Page Authority (PA) dan Domain Authority (DA) yang tinggi.

Banyak cara monetisasi blog tetapi yang paling sering digunakan oleh bloger adalah menggunakan Adsense atau dengan kata lain menyediakan tempat di blog untuk iklan dari Google. Bloger akan dibayar sesuai dengan jumlah pengunjung yang melakukan klik pada iklan.

Namun demikian, sebelum kita melakukan monetisasi blog, mungkin beberapa hal berikut (plus/minusnya) bisa menjadi pertimbangan.

Kelebihan monetisasi blog, antara lain:

Pertama, bisa mendapatkan uang secara langsung

Menghasilkan uang dari blog tidak hanya menyenangkan tetapi juga memuaskan. Meskipun awalnya hanya sedikit, banyak bloger yang mendapatkan uang melimpah dari blognya. Yang dibutuhkan sebenarnya hanya ketekunan saja. Blog yang menghasilkan uang bisa dijadikan sumber penghasilan bulanan tanpa harus mengorbankan pekerjaan utama kita. Meskipun sedikit, tetapi memuaskan pemiliknya karena merasa tidak sia-sia mengurus blognya.

Kedua, menambah ilmu tentang blogging

Seperti yang tadi disebutkan bahwa melakukan monetisasi tidak sederhana. Dibutuhkan upaya yang ekstra keras. Blog tidak langsung menghasilkan uang begitu diciptakan. Tetapi bloger harus menguasai teknik-teknik optimasi seperti SEO, membuat konten yang berkualitas, dan menguasai teknik meningkatkan autorithy blog atau menanam backlink yang baik. Hal-hal tersebut wajib diketahui agar blog ramai dan Google tertarik untuk memasang iklan. Jika metode-metode tersebut tidak dilakukan, maka bisa saja blog tidak akan menghasilkan uang sama sekali. Hal inilah yang terkadang memaksa para bloger untuk mau tidak mau wajib menguasai beberapa teknik optimasi agar blog tidak pernah sepi pengunjung. Ini dengan sendirinya membuat bloger mengupdate ilmunya dalam dunia blogging.

Tetapi ingat bahwa melakukan monetisasi tidak hanya memiliki keunggulan tetapi juga kekurangan, seperti:

Pertama, blog akan diawasi dengan lebih ketat

Google biasanya akan lebih ketat mengawasi blog yang telah dimonetisasi. Betapa tidak, Google menjadikan sang bloger sebagai partner atau teman kerja. Ketika blog diizinkan menampilkan iklan dari google maka, pemilik blog harus mematuhi kesepakatan. Jika konten blog diketahui melanggar kesepakatan, maka siap-siap saja akun blog atau iklan akan dibanned. Ini sedikit menyusahkan sepertinya.

Kedua, bloger harus menjaga kualitas mutu blog dan konsisten

Setelah dimonetisasi, bloger diharuskan menjaga kualitas mutu blog. Bloger harus konsisten dengan tema konten yang ditulis dalam blognya. Ini terkadang bisa menjadikan blogging sebagai aktivitas yang cukup membosankan. Bloger tidak bisa lagi menuliskan apa yang menjadi keinginannya tetapi harus menulis konten sesuai dengan tema besar blog. Kadang menjadi konsisten sangat berat.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari monetisasi blog, semoga bisa menjadi pertimbangan. Sekali lagi, sebelum melakukan monetisasi, sebaiknya pertimbangkan dulu baik dan buruknya. [Desfortin]

16 Comments »

      • Kalau ditanya seperti ini, Ayu agak binggung menjawabnya hahahaha.

        Blog Ayu sudah tidak menggunakan kata, WordPress lagi dibelakangnya. Alasan perubahan ini sederhana, kece aja keliatannya kalau sudah tidak menggunakan kata ‘wordpress’ lagi hahaha.
        Lalu, masih seperti sebelumnya, menulis di Blog ini memiliki tujuan untuk mempertahankan pikiran Ayu tetap waras, “menulis itu untuk menjaga kewarasan berpikir”, apalagi mengingat saat ini Ayu hidup di lingkungan dengan energi stress yang tinggi. Syukur-syukur kalau tulisan-tulisan receh ini bisa bermanfaat dan menginspirasi orang lain.
        Demikian Kak, kalau jawaban Ayu agak garing, maaf yooo

        Disukai oleh 3 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s