Namanya Shiq4

Saya mulai ngeblog di wordpress pada 24 Oktober 2016. Kalau dihitung sampai hari ini (21/7/2018), maka belum genap 2 tahun. Ya, belum lama memang. Saya pun merasa belum menghasilkan capaian yang besar. Masih terus belajar dan berproses. Namun saya bersyukur karena masih betah menulis di platform ini.

Memang, saya pernah menjadi bloger galau. Beberapa kali hiatus. Beberapa kali pula mengalami writer’s block. Namun banyak pula faktor yang membuat saya tetap semangat dan ingin terus menulis. Selain menulis adalah suatu hobi bagi saya, interaksi yang baik dengan bloger lain juga jadi penentu. Bagi bloger amatir seperti saya ini, jika tulisan saya dibaca dan ditanggapi secara positif oleh pengikut atau pembaca blog saya, tentu itu menjadi suatu kebahagiaan dan kepuasan tersendiri.

Dalam perjalanan ngeblog saya selama ini, ada banyak bloger lain yang telah mempengaruhi dan mewarnai perjalanan saya di dunia perblogeran. Salah satunya dan yang sangat berkesan, adalah Shiq4. Kalau tidak salah, saya mulai mengikuti blognya di akhir tahun 2016, setelah ia terlebih dahulu mampir di salah satu postingan blog saya dan menekan tombol Suka.

Muhammad Liudin, itulah nama lengkapnya. Tapi kami lebih mengenalnya sebagai Shiq4 (baca: shiqa). Ia adalah seorang bloger muda, penulis artikel freelance yang berbakat. Karya-karyanya yang tertuang di blog pribadinya, bagi saya, sangat mengagumkan. Sangat menginspirasi.

Betapa tidak, sekalipun ia sejak lama telah bergumul dengan suatu penyakit, tapi itu tidak menyurutkan semangatnya untuk berkiprah dalam dunia kepenulisan. Bahkan ia mampu membuat konten-konten bermutu yang sangat menarik dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya tentang teori SEO dan tips menulis.

Kalau ia tak memberitahu, siapa sangka kalau ternyata ia menderita skizofrenia. Suatu penyakit yang konon sulit untuk disembuhkan. Memang, sejak 2016 keadaannya makin membaik meski belum bisa lepas total dari konsumsi obat.

Shiq4, sekalipun saya tak pernah bersua dengannya di dunia nyata, tapi saya punya kesan positif dan mendalam terhadapnya. Ia adalah orang yang baik, peduli dengan orang lain. Sama halnya seperti teman bloger lainnya, ia juga pernah mengirimi saya secara gratis sebuah e-book karyanya dan juga beberapa novel serta buku dari penulis lain dalam bentuk pdf melalui surat elektronik (email).

Bagi saya, Shiq4 itu juga sosok yang hebat, penulis inspiratif dan cerdas. Tulisan-tulisannya selalu laris manis dan banyak juga yang muncul di halaman pertama google. Saya bersyukur bisa mengenalnya. Melalui pertemanan dan interaksi dengannya selama ini, baik melalui blog maupun WhatSApp, saya belajar banyak hal darinya tentang dunia tulis-menulis, tentang karya fiksi, juga tentang prinsip-prinsip hidup.

Dari shiq4 saya belajar, bahwa sesungguhnya tidak ada ide yang buruk dalam menulis, yang ada hanyalah penulis dengan mindset buruk. Menurutnya, nyawa suatu tulisan bukan terletak pada seberapa bagus sebuah ide. Tapi bagaimana penulis mengolah suatu ide sehingga pembaca memahami pesan yang disampaikan. Jadi, ide seburuk apapun, jika ditulis dengan baik akan memberi kesan mendalam bagi pembaca.

Shiq4 juga mengajarkan bagaimana supaya blog tidak sepi pengunjung, bagaimana etika berkomentar yang baik di blog orang lain, bagaimana membuat judul yang menarik pembaca, cara blogwalking yang baik dan benar, bagaimana mengatasi writer’s block, dan masih banyak lagi sederetan tips menulis lainnya yang kreatif dan menarik. Semua bisa diakses melalui Blognya Penulis Artikel Freelance di shiq4.wordpress.com. Ada lebih dari 750 pos di sana yang dapat dibaca oleh siapapun.

Di blog tersebut, sebenarnya ia tidak melulu membahas tentang teori dan tips menulis, tapi juga tentang fiksi (Cerpen, Cerbung, FF), tentang review (film, buku, dll), tentang komitmen, tentang harapan, tentang hidup, bahkan tentang kematian. Saya selalu suka dengan caranya mengulas suatu isu. Ditulis dengan narasi yang apik, artistik dalam penyajian, dan mudah dipahami.

Dan, di antara artikel fiksi yang pernah ditulisnya, saya paling terkesan dengan Cerbungnya yang berjudul: Sebuah Cinta di Pulau Tak Berpenghuni. Walaupun menurut Shiq4 sendiri Cerbung tersebut bermula dari ide yang iseng dan terkesan tak masuk akal, tapi bagi saya, isi ceritanya bagus. Gaya berceritanya santai, asyik, dan menarik untuk dibaca. Postingan tersebut bahkan sudah diakses oleh ribuan pengunjung, seperti yang diceritakannya di salah satu postingan blognya yang lain.

Ya, itulah Shiq4. Sosok inspirator dan motivator bagi saya, juga bagi sebagian bloger lainnya. Sekali lagi saya bersyukur pernah mengenalnya. Pertemanan saya dengannya dimulai sejak ia memberi like pada salah satu postingan blog saya, kemudian ketika kami saling follow blog masing-masing.

Namun, kini Shiq4 telah tiada. Semuanya tinggal kenangan. Hari Minggu, 15 Juli 2018, sehari setelah notifikasi satu tahun pertemanan dengannya di facebook, ia telah berpulang kepada Sang Pencipta untuk selamanya.

Tentu ada rasa sesal yang saya rasakan, karena pada hari Minggu itu adalah hari dimana saya berangkat menuju tempat kerja saya di Kinipan, dan saya baru mengetahui tentang kabar duka tersebut pada Selasa malam, 17 Juli 2018. Itupun melalui pesan WA dari Mbak Nur S. Ahmadi dan rekan bloger lainnya di Grup Obrolin. Ditambah lagi postingan terkini di blognya Shiq4 yang berjudul “Salam Terakhir Dariku” yang ternyata ditulis oleh adiknya atas nama Shiq4.

Membaca kabar tersebut saya benar-benar terkejut. Bagai mendengar petir di siang bolong. Dari jawaban Dewi, adiknya dan juga ibunya melalui pesan WA, ternyata sakit Mas Shiq4 kambuh lagi dan keadaannya kian parah. Tulisan berjudul Gadis “Teller” di Bank Mandiri menjadi tulisan Mas Shiq4 yang terakhir di blognya itu sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas yang terakhir, pergi untuk selamanya.

Sebagai sesama bloger, teman, dan sekaligus pengagumnya, tentu saya berduka dan merasa kehilangan. Masih tak menyangka kalau ia kini telah pergi untuk selamanya. Tulisan ini saya rilis di hari ke-6 sejak kepergiannya, sebagai bentuk rasa simpati dan cara saya untuk mengenangnya.

Sebagai manusia kita hanya berencana, Tuhanlah yang menentukan umur seseorang. Bagaimana pun manusia berusaha, kematian adalah bagian dari ketetapan Tuhan yang tak mungkin ditolak jika waktunya telah sampai. Kini Shiq4 tak merasakan lagi beban dan kesusahan hidup. Ia telah mengakhiri pertandingan hidup, pulang ke tempat dimana semua insan akan kembali.

Selamat jalan, Mas Shiq4. Semoga engkau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Seperti harapanmu di postingan tentang kematian, agar engkau dikenang sebagai orang baik, maka saya akan selalu mengenangmu sebagai orang baik, bahkan juga sebagai bloger yang hebat. Tulisan-tulisanmu layak untuk dibaca banyak orang, khususnya mereka yang ingin menulis atau menjadi bloger. Saya akan terus mengingatnya dalam menjalani dunia perblogeran selanjutnya.

Terima kasih untuk semuanya, Mas Shiq4. Kiranya engkau bisa beristirahat dengan tenang dan damai. Semoga jerih lelah dan kebaikanmu tidak sia-sia, dan akan diterima oleh Sang Maha Pencipta, dan semoga pula keluargamu diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan untuk menerima ini semua. Amin.

Nanga Bulik, 21 Juli 2018 [Desfortin]

65 Comments »

  1. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisiNya aamin

    Kalau saya merasa sungkan tiap kali dapt like dan komentar dri beliau. Entah knepa beliau wibawa dalam setiap tutur kata lewat tulisan

    Disukai oleh 2 orang

  2. Pertama kali berhubungan dengan kak shiq waltu japri beliau untuk mengisi kelas obrolin :”) ilmunya sangat banyak dan selalu berbagiii kepada kita. Suhunya blogger :”)

    Semoga kak shiq ditempatkan di tempat tebaik di sisiNya;”)

    Disukai oleh 2 orang

    • Gitu ya.

      Mmang sih d klas Obrolin Serius wktu itu bliau smpat gabung, tp bntar aj, stlah itu kluar.

      Kita tahu shiq4 mmang suhunya bloger. Ilmunya sngat bermanfaat utk kita smua.

      Amin, Zapufaa.

      Disukai oleh 2 orang

  3. Sama mas, saya juga merasa kehilangan sekali, padahal semenjak dia menyelesaikan ODOP, saya berharap akan ada konten baru lagi yang ia tuliskan secara rutin. Namun nampaknya, Tuhan memang punya rencana lain.
    Kita hanya bisa mendoakan ya mas, semoga beliau mendapat tempat terbaik. Aamiin

    Disukai oleh 2 orang

  4. Beliau adalah inspirator pertama ketika aku baru saja belajar bagaimana menulis yang baik di blog.. seorang yg memperkenalkan aku dgn bloger” yg lain.. insyaAllah beliau tetap dikenang dg semua kebaikannya, karya tulisannya, manfaat ilmunya.. semoga ditempatkan yang terbaik oleh-Nya..

    Disukai oleh 3 orang

    • Ternyata kesaksian org2 ttg dia hmpir mirip ya. Beruntunglah kita prnah berinteraksi dg nya smasa hidupnya.

      Diingat sbgai org baik itu sngat indah, jg mnjadi pnghiburan buat keluarga yg msh hdup.

      Disukai oleh 2 orang

  5. Walaupun mengalami skizofrenia. Tapi, semangat juangnya itu yang buat aku salut kepada Mas Shiq. Sewaktu Mas Shiq masih melakukan ODOP (One Day One Post), aku sebenarnya ingin sekali menulis setiap hari seperti beliau. Tapi, sayangnya belum bisa melakukannya.

    Disukai oleh 1 orang

    • Ia, bliau punya smngat juang yg gigih. Itulah slh satu smngat yg bs kita contoh dari seorang Shiq4.

      Oya, Mas Yos, sy blum bs blogwaking k blog tmn2, trmsuk Anda ni, sbnrnya sy msh dlm jdwal hiatus, tp krn kepergian Mas Shiq4, mau tdk mau sy ttp merilis tulisan ttg nya ini.

      Kpn2 sy berkunjung dech. Mksh udah mmpir ya.

      Disukai oleh 1 orang

  6. Bebarapa bulan almarhum memang jarang ngepos, aku juga sempat curiga mengingat mas shiq4 juga punya penyakit.. ternyata ini jawabannya..

    Menurut aku selama 2 tahun aku ngeblog.. baru mas shiq4 yang tulisannya begitu bagus.. tema apapun itu bisa ditulisnya dengan ciamik..

    Semoga ia diterima di sisi Allah.. dan semoga tulisan2 nya menjadi amal jariya baginya. Amin

    Disukai oleh 1 orang

    • Ya, sama. Sy jg hran knp. Chat WA sy jg gak dbls sjak Pebruari 2018.

      Setuju. Mas Shiq4 itu bg sy memang suhunya para bloger. Penyajian kontennya bgus skli. Tp mmang, tiap bloger itu pnya ciri khas msing2.

      Amin.

      Disukai oleh 1 orang

  7. Almarhum sudah menyelesaikan pertandingan di Dunia ini dengan sangat baik, Ia bahkan meninggalkan kenang-kenangan yang sangat luar biasa untuk kita sekalian. Semoga pintu surga terbuka lebar untuknya. Amin.

    Disukai oleh 2 orang

  8. Inalillahi.. ak lama nga buka blog kaget juga tgl 15 kemarin ya.. salut sama semangat dia.. dia punya cita2 buat buka usaha sendiri.. sering nyemangatin lewat komen. Umur emg nga ada yg tau ya.. semoga d beri tmpt terbaik di sisi-Nya..

    Disukai oleh 1 orang

  9. almarhum memang baik. dulu pertama kali bertegur sapa diblog saat beliau menyempatkan memberi komen di tulisan saya. dari tulisan beliau pula-lah saya tahu pentingnya kita melakukan blog walking. segala ilmu yang diberikannya sangat bermanfaat..

    Disukai oleh 1 orang

  10. Aku kaget bgt pas baca klau beliau meninggal. Dulu lumayan suka komen di blog aku. Menangin give away yang aku buat. Dia ternyata suka kartu pos ya. Ihhh sedih. Semoga diterima di sisiNya. Amin aminnn

    Disukai oleh 2 orang

  11. Semoga mas Shiq4 mendapatkan tempat terbaik di rumah NYA.
    Ilmu dan tulisan bermanfaat yg ditinggalkan akan menjadi amal yg terus mengalir dan menjadi penerang.

    Suka

  12. Baca tulisan ini aku jd kangen lagi sama mas Shiq4 😭😭 aku juga paling suka sama cerbungnya yg sukses bikin penasaran. Aku juga suka kalo dia cerita tentang toko buahnya. Aku yakin Mas Shiq4 pasti lagi menulis dengan indahnya disana.

    Disukai oleh 3 orang

    • Shiq4 memang meninggalkan knangan yg mendalam d hati org2 yg mengenalnya ya.

      Ya, klau dia lg bhas ttg lpak buahnya, sy mrasa dia sbgai analis atau pngmat yg hebat. Jd pnjual cocok, jd cerpenis atau bloger ap lagi.

      Andai dia bs nulis gitu d sna, sy mau bca ap responsnya atas komentar2 kita ini, 😂

      Disukai oleh 1 orang

  13. Oh my gosh…
    I have interacted with him a couple of times and he was an inspirational person. I have learned a lot from him as well.
    Thanks @Desfortin for telling me this.
    Cicero, a Roman statesman, orator, lawyer and philosopher once said: “The life of the dead is set in the memory of the living.”
    I love him and I pray for him too.

    Disukai oleh 1 orang

  14. Hallo Pak Desfortin,

    Terimakasih informasinya. Saya juga sempat dikunjungi dan diberi komentar oleh beliau. Beliau juga berhasil one day one post selama 9 bulan, kalau tidak salah. Saya turut berduka juga.

    Salam,
    Anna

    Disukai oleh 2 orang

    • Ngeblog sendirian itu gak enak loh, prlu tmn emang. Dan berteman dg alm. Shiq4 itu luar biasa. Sekalipun kini ia tlah tiada, tp ia akan ada trus di hati saya dan kawan2 bloger yg pernah berkawan dg nya.

      Suka

  15. Saya pun mengenang Shiq4 sebagai sosok yang luar biasa baik, humble dan peduli terhadap orang lain.

    Membaca tulisannya seperti bertatap muka dengannya. Kepribadiannya terpancar dari setiap rajutan kata. Begitu hangat dan membuat saya, sebagai blogger pemula ini, merasa diterima di dunia perbloggingan.

    Seperti penyemangat agar tidak menyerah dalam menulis. Agar terus berusaha menjadi lebih baik lagi.

    Sekarang Shiq4 sudah pergi mendahului, tapi semangatnya akan terus tinggal.

    Disukai oleh 1 orang

    • Betapa indahnya dikenang sbgai org baik.

      Trimksh atas komennya ya.

      Biarlah kita yg msh hdup dan menjalani ini bs trus mnjadi lebih baik dari hari ke hari, trmsuk dlm hal ngeblog. Smga sgla ilmu yg ia pernah bagi semasa hdup sungguh bermanfaat bagi kita semua.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s