5 Film (Serial) Kungfu yang Sering Saya Tonton di Masa Anak-anak

Siapa yang tidak suka menonton film? Saya rasa hampir setiap orang suka menonton film. Ya, hampir setiap orang, baik orang muda maupun orang tua. Well, hampir, berarti ada juga yang tidak suka atau tidak hobi menonton film. Apakah itu termasuk Anda? Ok, tak masalah.

Sebenarnya, saya pun bukan penggemar berat film. Bahkan satu tahun terakhir ini, saya sudah sangat jarang menonton film. Jangankan nonton ke bioskop, nonton film di laptop pun sudah sangat jarang. Padahal koleksi film di laptop saya cukup banyak.

Karena itu, saya pun hampir tidak pernah membuat review film di blog Desfortin Menulis ini. Film terakhir yang sempat saya review adalah Biri Gyaru pada tahun 2017 lalu, itupun saya menontonnya karena diajak oleh teman saya, Mr. Kaze pemilik blog Jagat Bayu.

Well, saat ini saya memang sudah sangat jarang menonton film. Beda bila dibandingkan dengan saya di masa lalu, saat saya masih anak-anak. Walaupun saat itu belum ada laptop dan kemajuan seperti sekarang, tapi saya sering menonton serial televisi (film laga atau kungfu khususnya) dengan dubbing berbahasa Indonesia.

Nah, pada postingan kali ini saya ingin menceritakan secara singkat tentang beberapa film kungfu yang sering saya tonton di masa itu. Jujur, ada rasa kangen yang meliputi hati saya tentang film-film tersebut. Saya bahkan berandai, coba kalau film-film jadul itu diputar lagi di layar televisi, mungkin akan lebih seru lagi ketimbang kita disuguhi sinetron terus setiap hari seperti sekarang.

Itu sebabnya kemarin, untuk bernostalgia saya coba-coba searching lagi di google dan youtube tentang film-film jadul tersebut. Dan ternyata ada beberapa yang saya dapatkan informasinya, termasuk juga beberapa tayangan episodenya di youtube.

Berikut adalah 5 film (serial) kungfu yang sering saya tonton di masa anak-anak.

1. The Kung Fu Master

Saya ingat betul, nama tokoh utama film ini adalah Hung Hei-gun yang diperankan Donnie Yen, dan Fong Sai-yuk diperankan olen Nick Cheung. Mereka adalah saudara seperguruan yang memiliki kemampuan kungfu yang hebat, khususnya jurus-jurus menggunakan toya (tongkat).

Secara umum film ini menceritakan kejadian di masa Dinasti Qing, yakni tentang upaya mempertahankan Biara Shaolin dari invasi pasukan Kaisar Qianlong yang berusaha membabat oposisinya.

Film ini tayang setiap Senin malam di TPI dan menjadi salah satu serial yang sangat ditunggu-tunggu oleh pemirsa.

[Klik untuk menonton cuplikan film Kungfu Master]

2. Pendekar Ulat Sutra

Film ini aslinya berjudul “Reincarnated.” Berkisah tentang Yun Fei Yang (Norman Chu) yang pernah patah hati karena masalah asmara dan dianggap remeh oleh lingkungannya. Tapi kemudian, seperti para pendekar umum lainnya, ia pun belajar membina diri dan menguasai ilmu bela diri. Dan sejak itu ia pun berubah menjadi seperti terlahir kembali (reinkarnasi) bahkan kian sakti mandra guna. Karena ia merupakan pewaris ilmu ulat sutra.

Seingat saya film ini tayang di SCTV setiap Selasa malam. Selain Yun Fei Yang dan tokoh-tokoh lainnya, dalam film ini ada juga tokoh lain yang fenomenal dan kocak, yakni Xiao Che (Tian Cian Bian). Xiao Che ini juga kemudian mewarisi ilmu ulat sutra yang menjadikannya pendekar ulat sutra yang hebat.

Tokoh Xiao Che ini sangat disukai oleh para pemirsa. Tingkahnya yang kocak dan penuh intrik membuat penonton merasa terhibur, termasuk saya. Saking suka dan terkesannya dengan tokoh ini, bahkan sampai ada seorang bapak di kampung saya yang memberi anak laki-lakinya nama Shioce ketika lahir. Sampai sekarang Shioce versi kampung saya itu orangnya masih hidup πŸ™‚

[Klik untuk menonton cuplikan film Pendekar Ulat Sutra]

3. Drunken Fist

Drunken Fist adalah sebuah film kungfu yang seru. Berkisah tentang petualangan sang pendekar Wong Mo Gei dan kekasihnya Shin Yin, putri dari dewa api. Wong Mo Gei terkenal dengan jurus mabuknya atau pukulan geledek (drunken fist). Shin Yin juga terkenal dengan kemampuan kungfu dan sihir mata apinya, serta kecantikannya yang memukau πŸ™‚

Film kungfu ini tayangnya di TPI. Kehadirannya setiap Rabu malam selalu ditunggu-tunggu oleh saya dan teman-teman. Saat itu keluarga saya belum punya televisi, sehingga saya harus menumpang menontonnya di rumah tetangga yang punya televisi, atau bahkan di rumah keluarga kami lainnya, yang tinggal jauh di sudut kampung πŸ™‚

[Klik untuk menonton cuplikan film Drunken Fist]

4. The Great Conspiracy

Dulu, film ini saya tidak tahu (lupa) judulnya apa. Maklum, waktu itu saya masih SD, jadi tidak begitu memperhatikan detil judulnya, apalagi pakai Bahasa Inggris. Dalam pikiran saya, yang penting kungfunya seru πŸ™‚

Baru belakangan ini saya tahu kalau judulnya adalah “The Great Conspiracy.” Itupun karena diberi tahu oleh teman saya, teman seumuran dan seprofesi, yang kemudian saya googling di internet juga. Dulu, saya tahunya menyebut film ini “Film Shen Chong”.

Meskipun secara keseluruhan saya tidak tahu inti cerita film ini, entah tentang konspirasi besar apa, tapi menurut saya, kungfu dalam film ini sangat keren dan lincah. Jurus-jurus pedang tampaknya begitu ditekankan dalam film ini. Shen Chong sebagai bintang utamanya adalah pendekar pedang yang sangat hebat. Musuhnya Bay Yu Juan.

Seingat saya, film ini tayang setiap Kamis malam di stasiun TPI. Sebuah serial kungfu yang sangat seru. Namun sayang sekali, walaupun film ini tergolong seru, saya tidak mengikuti serialnya sampai tuntas. Bahkan kekalahan Bay Yu Juan di tangan Shen Chong saya hanya dengar dari orang lain.

[Klik untuk menonton cuplikan film The great Conspiracy]

5. Justice Bao

Untuk film yang nomor 5 ini saya pikir sangat populer. Karena berkisah tentang Hakim Bao Zheng (Jin Chao-chun) pada zaman dinasti Song Utara. Seorang hakim yang berintegritas tinggi, yang menghakimi dengan adil tanpa pandang bulu.

Salah satu cerita yang terkenal adalah saat ia mengadili Chen Shimei. Meskipun dalam kisah itu ada upaya intervensi dari sang permaisuri untuk membebaskan terdakwa, tetapi Bao tetap pada prinsip dan integritasnya. Chen Shimei tetap dihukum sesuai kesalahannya.

Dalam film ini, ada seorang pendekar tampan yang juga menjadi tokoh utama, yakni Zhan Zhao (Kenny Ho). Saya masih ingat kostum yang dipakai Zhan Zhao adalah berwarna merah. Zhan Zhao adalah seorang pendekar pedang yang hebat, pembela kebenaran.

Film yang tayang di RCTI (atau TPI, saya lupa) setiap Jumat malam ini, seingat saya cukup antusias ditunggu-tunggu oleh kami sebagai anak kampung yang haus akan hiburan kala itu. Hanya saja sama seperti film “The Great Conspiracy”, saya tidak mengikuti serial ini sampai tuntas.

[Klik untuk menonton cuplikan film Justice Bao]

Untuk diketahui, bahwa 5 film di atas, semuanya saya sering tonton pada saat saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kalau tidak salah ingat antara kelas 3-6 SD. And that time was the moment I had so much fun.

Oya, mungkin dari tontonan saya di atas, pembaca sekalian bisa menilai saya itu tipikal yang bagaimana, atau setidaknya Anda bisa tebak saya dari generasi mana. Yang jelas bukan generasi milenial.

Sebenarnya masih ada beberapa sih film laga lainnya yang saya cukup sering tonton di kala itu. Seperti Kera Sakti, The White Snake Legend, Si Buta dari Goa Hantu, Wiro Sableng, Brama Kumbara, Kaca Benggala, dan Tutur Tinular. Ada juga serial lainnya, tapi mungkin itu bukan termasuk kategori film tapi sinetron. Beberapa di antaranya adalah Deru Debu, Ali Topan Anak Jalanan, dan Tersanjung. Dan masih ada beberapa lagi yang saya tonton kala saya sudah duduk di bangku SMP.

Film-film tersebut menurut saya sangat seru, dan sampai sekarang pun saya tetap berpendapat sama. Baik dari segi konten, alur cerita, pesan yang ingin disampaikan maupun dari segi sinematografinya, menurut saya BAGUS.

Bagaimana dengan Anda, apakah ada dari antara film di atas yang sering atau pernah Anda tonton? Atau ada rekomendasi lain? Yuk bagikan di kotak komentar.

Salam,

Desfortin

47 Comments »

  1. Kak, Bagaimana dengan Siluman Ular Putih ?

    Ayu sama sekali tidak pernah menyaksikan film-film yang kakak tulis diatas. Mohon maaf, mungkin saat itu Ayu masih belum punya TV dengan saluran televisi yang memadai.

    Disukai oleh 2 orang

    • Legenda Siluman Ular Putih (The White Snake Legend) seingat saya agak blakangan dari film2 yg k2 ulas di atas, dan ia tayang di SCTV, klau gak slh ingat.

      Mungkin bkn krn gak ada saluran televisinya jg, tp krn usiamu jg. 5 film itukan sy tonton waktu sy msh SD (antara kls 3-5 SD), dan klau gak slh thn 1997 film2 itu sdh gak ada lg, sdh tamat. Mungkin loh ya, sy jg gak bs ingat scra akurat. Tp sy thn 1997 sdh msuk SMP.

      Disukai oleh 1 orang

          • Haduh Kak, Bartim itu kan kabupaten yang sangat baru..Tahun 97 itu masih bagian dari Barito Selatan, baru pada tahun 2000an kita bentuk kabupaten sendiri.

            Yah..bgitulah Kak. Kadang sinyal telekomunikasi juga hilang timbul, jangan tanya kalo sinyal internet, banyak ngak ada dibeberapa tempat. Terutama di desa Ayu.
            Hahahaha…

            Disukai oleh 1 orang

            • Iya ya, msh blm pemekaran wktu itu.

              Di dusunku sdh ada tv sih wlau kbnyakan msh tv hitam putih.
              Wktu itu jg dusunku (tmpat klahiranku) msh masuk Kabupaten Kotawaringin Barat, sblum akhirnya pd thn 2002 (dusunku msuk dan) dimekarkan mnjadi Kab. Lamandau. Dan baru pd thn 2005 dusunku berubah scra administratif mnjdi sebuah desa, Desa Batu Hambawang.

              Di Lamandau pun utk sinyal HP baru ada pd skitar thn 2006, dan internet mulai menjamur di sini skitar thn 2013 ampe skrg.

              Suka

  2. Maaf, saya juga belum pernah nonton satupun serial yang mas sebutin. Heee

    Saya ikutin drama Asia pas Sun Go Kong aja kayaknya, lainnya kebanyakan film dari Shaolin Soccer, Filmnya Bo Bo Ho, sama genre kungfu komedi gitu, tapi dah banyak lupa judulnya.

    Disukai oleh 2 orang

    • Klau jdwal sih msh ingat, tp klau detil cerita sy bnyak yg lp, bhkan nama2 tokoh2 pendukung film2 di atas, kecuali bintangnya sy ingat.

      Nah, sy jg lp knp disebut ilmunya bgtu ya..kyaknya hrus nonton lg. Hnya syngnya dubbing yg pke bhs. Indonesia sepertinya gak ada di internet.πŸ˜‚

      Suka

    • Itu d luar 5 ulasan sy itu. Di bagian bwah ada kok, tp kyaknya sy kliru nulisnya (di situ sy tulis film Sun Go Kong πŸ˜‚ ntar sy edit dech). Film2 serial laga lainnya ad sy tulis di bgian akhir, kecuali Yoko (yg ini sy justru gak tahu).

      Suka

  3. Kenangan masa lalu, nonton Judge Bao, Pendekar Ulat Sutra, dan Drunken Fist. Tapi yang favorit tetap The Grand Canal dengan Si Jenggot Naga-nya…hehe.
    Dari kacamata saya yang masih SD/SMP, Judge Bao action-nya sedikit. Pendekar Ulat Sutera tokohnya terluka melalu jadi action-nya sedikit. Kalau Drunken Fist, Si Pedang Gaib-nya ga ada. Jadinya ya hanya nonton sesekali saja..hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  4. mas Des…q ga ada yg familiar dg kelima serial kungfu itu, tapi yg no 1 prnah dgr dari ayah, beliau suka sekali menceritakan serial kungfu master itu dan q cuma bs manggut2 sok ngrti pdhal bingung. 😁

    Habis ini di-liat dunk kartun serial kungfu, q psti tahu kl judulnya Samurai X πŸ˜…

    Disukai oleh 2 orang

    • Iya, Cinta tentu gak familiar, krn 5 serial itu tayang saat sy msh duduk di bangku SD, antara tahun 1993-1996/1997. Kira2 thn itu Cinta kls brpa ya?πŸ˜‚

      Aku stlh thn2 itu jrang lg nonton serial kungfu, slain yg dari kaset/CD. Krn wktu itu, sy sdh ke jnjang SMP dan jnjang2 berikutnya.
      Termasuk Samurai X, Kungfu Panda, dan Shaolin Soccer pun sy gak ngikuti lg, hnya dngar2 gitu aj, hee…

      Suka

  5. Saya tidak hobi nonton film terutama film kungfu, tetapi judul2 di atas rasanya tidak asing sih terutama Justice bao, mungkin karena banyak penggemarnya sehingga secara tdk sengaja sy mendengar orang bercerita ya ..

    Disukai oleh 2 orang

  6. Wow… serial kungfu 90an. Ini adalah ulasan yang saya tggu2 mas Des, apa yg mas alami persis seperti masa kecil sy dlu waktu sd blm punya tv. Kalau pengen nonton Drunken Fist mesti ke rumah keluarga yg udah punya tivi itupun masih tv hitam putih 😁.
    Bicara serial kungfu, yg paling membekas itu Drunken Fist kemudian muncul The Kungfu Master (kalau lg tayang satu kampung yg nonton). Serial Kembalinya Pendekar Rajawali/ Yoko jg sempat booming dan mengangkat nama Andy Lau. Disusul To Liong To (Pedang Pembunuh Naga) Tony Leung , Pendekar Harum – Adam Cheng, Bruce Lee Semangat Sang Naga -David Wu dan Lau kar leung, Fist Of Fury- Donnie Yen, dan satu lagi yg tak kalah keren yakni Pendekar Tanpa Tanding – Fan Siu Wong dan Moon Lee tayang di SCTV (judul yg beredar Fist Of Power). Sama seperti mas Des, saya juga sangat berharap stasiun tv dapat menayangkan kembali serial2 kungfu tsb.
    Oya, diluar serial mandarin, ada jg sinetron masa kanak2 yg bagus seperti Sitti Nurbaya,Sengsara Membawa Nikmat, sinetron malaysia Hati Waja, Deru Debu, Sapu Jagad, Jacklin, Darah dan Cinta, serta Buce-Li (Irwan Chandra) yg jg sepertinya mengakhiri kejayaan sinetron laga lokal.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s