Lanjut ke konten

Cerpen : Impian Luna

Cerpen Aris Nohara (Desfortin Menulis, 17 Februari 2019) Namanya Luna, jika kau tanya apa mimpinya, maka ia pasti akan menjawab agar tidak pernah bisa melihat. Bukan melihat dunia seperti yang sesiapa lakukan, melainkan takdir. Dia adalah gadis yang diilhami kemampuan itu, atau mungkin penderitaan sebutannya. A girl who sees fate. Dia adalah gadis yang melihat takdir. Tergopoh-gopoh Luna berlari menuju […]

Read More →

Pilih Mana, Blog Niche atau Gado-Gado?

Bloger atau narablog menjadi salah satu profesi yang cukup digemari di era milenial. Banyak orang yang memutuskan untuk terjun dalam dunia blogging. Kegiatan ini bukan hanya hobi semata tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan. Caranya yaitu dengan monetisasi blog. Tidak semua bloger bisa menghasilkan uang dari blognya, memang. Tetapi sebelum memutuskan untuk menjadi bloger, seseorang harus menentukan tema blognya terlebih […]

Read More →

Cerpen : Surat Perintah

Cerpen Cen-Cen (Desfortin Menulis, 03 Februari 2019) Matahari mendesak di atas kepala, kalau tidak terpaksa barangkali kunjungan ini akan kutunda. Petak-petak sawah yang kering kerontang memantulkan cahaya matahari yang silaunya mampu membuat mata rabun sejenak. Huh. Aku melirik jam tangan, sudah pukul 2. Peluh ku melepuh. Aku berlari kecil menuju sebuah rumah yang tampak reot, sengaja mobil ku kuparkir cukup jauh berlindung pada sebuah trambesi yang rindang. Sekali lagi aku menyaksikan sawah-sawah yang kerontang namun penuh kenangan masa kecil. Musim kemarau selalu menjadi keceriaan bagi kami anak-anak pada masa itu, permainan layang-layang, mencari keong, dan berburu burung yang sedang bersarang. Kegundahan orang tua yang kekurangan air untuk sawahnya bukan menjadi alasan bagi kami untuk bersedih. Aku tiba di depan rumah yang lebih pantas disebut gubuk. Berlantai tanah, dindingnya dari anyaman bambu yang tampak berlobang di sana-sini dengan atap rumbia yang tampak ikut bermuram durja di musim kemarau yang mengancam. Ayam-ayam yang tidak terurus berebutan keluar masuk dalam rumah melewati lubang-lubang dinding. Duh gusti. 10 tahun tidak kemari, tidak ada yang berubah menjadi lebih baik. Dengan gugup aku mengetuk. Tok..tok..tok.. Tidak ada jawaban meskipun bisa kudengar dengan jelas suara tangisan kanak-kanak yang sepertinya sedang berebut minta makan. Tok..tok..tok.. Tok..tok..tok.. Tangisan itu berhenti. Suara langkah mendekat dan perlahan pintu yang terbuat dari anyaman bambu itu terbuka. Tuan rumah tersenyum melihat ku. Sebaliknya aku terlalu gugup untuk pertemuan ini. Ia menjabat tangan ku erat. Senyumnya tipis tulus masih sama seperti pertemuan kami terakhir […]

Read More →

Cerpen : Sebuah Pertemuan

Cerpen Desfortin (Desfortin Menulis, 27 Januari 2019) “Maaf, boleh saya minta nomor WA Anda?” itulah pesan singkat (DM) yang berkali-kali kuterima di inbox Messengerku, beberapa bulan lalu. Dari sebuah akun Messenger baru. Wajahnya asing, tapi dari foto profilnya nampaknya ia seorang pria. Pria dengan perawakan gagah, kulitnya terang, dan hidung yang mancung. Mirip Brad Pitt, pemeran Achilles dalam Film Helen […]

Read More →

Ahok di Mata Saya

Cen-Cen (Desfortin Menulis, 24 Januari 2019) Tahun 2012 adalah pertemuan pertama saya dengan Ahok, saya selalu menyebutnya sebagai pertemuan pertama karena sungguh ingin sekali rasanya untuk bertemu kembali. Waktu itu saya masih mahasiswa semester 3 atau 4, sedang gandrung membaca dan menonton dinamika politik dalam negeri. Paling hangat saat itu adalah pilkada DKI Jakarta. Jakarta yang menawarkan pesonanya tidak hanya kuat menarik tenaga kerja dari daerah tetapi juga kuat menarik para politisi daerah untuk ikut bertarung di dalamnya. Terbukti, ada gubernur aktif Sumatera Selatan dan Walikota aktif kota Solo ikut meramaikan bursa, dan tentu saja, yang mengejutkan di menit-menit terakhir, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saya mendapatkan kontak Ahok dari sebuah website pribadinya. Saya tertarik melihat isi wabsitenya yang penuh dengan laporan-laporan perjalanan dinas dan aktivitas sehari-harinya sebagai anggota DPR RI Komisi II pada saat itu. Untuk kelas anggota DPR, Ahok terbilang cukup rutin melaporkan hasil pekerjaannya mulai dari reses, rapat komisi, rapat kerja, perjalanan dinas dan SPJ uang yang dia dapatkan. Transparan, berani, dan detail, itulah gambaran awal yang saya dapat. Kalau Anda ikut membaca, akan sering ditemukan laporannya yang menggelitik, misalnya ia mengkritik jumlah uang saku yang diterima untuk rapat selama 3 hari namun dalam kenyataannya mereka hanya bekerja selama 2 hari, uang lebihnya dia kembalikan. Pernah dalam perjalanan kunker ke India, Ahok pulang duluan karena merasa sudah tidak ada lagi yang mereka kerjakan, sementara rekan-rekannya lain ‘memperpanjang kunker’ dengan mengunjungi objek wisata dan lainnya. Ketertarikan itu mengajak […]

Read More →

Teknik Menulis Bebas

Para penulis, khususnya pemula, pasti pernah atau sering mengalami writer’s block atau hambatan saat menulis. Entah kekurangan ide atau karena terbelenggu dengan aturan penulisan yang baku. Teknik menulis terkadang menjadi masalah bagi penulis pemula. Penulis biasanya merasa bahwa tulisan mereka harus memenuhi standar tata bahasa yang baku atau sesuai dengan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia). Sebagai tips, jika ingin bisa menulis dengan lancar, sebaiknya lupakan sejenak soal EYD atau EBI dan berbagai aturan yang rumit soal penulisan. Sebaliknya, bebaskan diri Anda untuk menuliskan apa yang ada di sekitar Anda, apa saja yang Anda alami hari ini atau minggu ini dan apa yang sedang Anda rasakan. Bayangkan sejenak jika menulis itu seperti berbincang atau mengobrol. Lakukan saja dengan santai tanpa perlu merasa terbebani. Obrolan tersebut sebaiknya tercurahkan dalam bentuk tulisan. Teknik menulis seperti ini biasa disebut dengan teknik menulis bebas atau free-writing. Mungkin tidak banyak penulis atau bloger yang menyukai teknik ini, tapi saya sendiri sering melakukannya. Menurut saya, dengan teknik menulis ini, justru otak kita bekerja dengan lebih baik. Jika sebelumnya macet, otak kita menjadi sulit berhenti menulis. Sebelum memulai teknik ini, memang ada baiknya tentukan dulu apa topiknya. Jika sudah ketemu, lakukan teknik menulis bebas. Teruslah menulis seperti air yang mengalir. Teknik menulis bebas sangat membantu penulis yang mengalami ‘stuck’ di tengah jalan. Bagaimana memainkan atau menerapkan teknik menulis bebas ini? Pertama, lupakan dulu aturan-aturan yang baku. Memang banyak sekali aturan yang baku dalam dunia tulis menulis. Sebaiknya, lupakan ini […]

Read More →

Cerpen : Sandung

Cerpen Cen-Cen (Desfortin Menulis, 13 Januari 2019) Bangunan itu terletak di pinggir jalan yang menghubungkan kampung lama dan kampung baru. Suasananya masih asri. Pepohonan menjulang dengan ukuran besar masih mendominasi. Ada pula sungai kecil yang mengalir sejuk menghubungkan kampung kami dengan sungai yang lebih besar. Bila malam hari, tidak banyak orang kampung yang bernyali untuk melewati tempat ini sendirian. Angker. Tidak ada yang tahu pasti kapan pertama kali bangunan-bangunan kecil ini berdiri. Dari beberapa yang masih terawat diketahui ada yang sudah berdiri sejak abad ke 18. Barangkali inilah kompleks sandung tertua yang pernah kutemui. Ya, sandung namanya. Tempat leluhur kami menyimpan tulang belulang nenek moyangnya. Barangkali bukan hanya tulang belulang. Rumor menyebutkan, ada harta dari masa lalu yang ikut tertanam di sana. Bulan lalu, Mang Kiwok menemukan sebuah kepingan emas ketika iseng mengaso siang hari. Dasar mujur. Keping emas itu tertangkap matanya. Ia kaya mendadak setelah melego emas tersebut kepada juragan Karsa, tidak main-main, harganya 20 juta. Fantastis untuk ukuran rakyat yang sehari-hari hanya makan dengan ikan asin. Namun, entah bagaimana, Mang Kiwok meninggal tak lama setelah itu. Desas desus menyeruak, penghuni sandung marah atas kelancangan Mang Kiwok memungut emas yang kemarin. Jangankan memungut sesuatu, untuk sekedar ke sana pun tidak semua orang berani. Sandung menjadi semakin angker. Namun juga membuat tergelitik penasaran. Pertanyaan besar menggoda kepala kami berempat – Aku, Reo, Edi, dan Sadan – berapa banyak kepingan emas yang tersisa? “Barangkali kita perlu mencoba…, ” ujar Edi bersemangat. […]

Read More →

KotakDiksi

Ijinkan Aku Menjadi Sebuah Tempat Ternyaman Untuk Mu Berbagi Cerita

All about Japan and My novel

Situs ini menjelaskan tentang all about japan (termasuk anime) dan novelku yang sedang on going

Desfortin Menulis

Berbagi dan Menginspirasi Dunia Melalui Tulisan

Note | Momunik Notes

Diorama Karsa : Ketika Rasa Berbaju Kata

KOMUNITAS BLOGGER TUBAN

Tuban Bumi Wali Blogger Tuban Punya Nyali "Berkarya dan Mengabdi pada Negeri"

Cahaya dan Restu yang Menghidupkan

Saya tidak peduli tulisan ini dibaca oleh siapa saja, yang penting adalah saya bisa mengekspresikan apa cerita saya dengan bahasa dan kosakata yang ada.

www.taufaneprast.com

jadilah manfaat, jadilah kebaikan

Kelly Becca

Finding Jesus & Joy For The Journey

Empty Nest Savvy

Building the Life You Want...Faster, Better, Smarter

Magris_Elena.wordpress.com

Hidupkan Literasi Pendidikan Bangsa!

dealitquicker

Sports New all over the World.

SMP Negeri 4 Malang

SMP Negeri (SMPN) 4 Malang, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri yang berada di Kota Malang, Jawa Timur.

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

Tulisan-nya Vera

Belajar Menulis dan Ingin Pamer Tulisan !

chi2aja

my only friends in the world..

Rumah Filsafat

Sumbangan Filsafat untuk Kemajuan Indonesia

Life's Time Capsule

today is a gift that's why we call it present